Contoh cerpen singkat, waktu sekolah dahulu. Jujur saja saya sukai sekali sama pelajaran Bahasa Indonesia. Apalagi jika sudah di minta membaca dan menulis cerpen. Ibaratnya, mengarang cerpen itu sama dengan mengaplikasikan semua pengetahuan yang di pelajari di pelajaran Bahasa Indonesia. Seperti misalnya, pertanda baca, beragam sisipan, atau implementasi beberapa jenis text.

Nah, untuk kamu yang suka juga membaca cerpen, yok saksikan contoh cerpen singkat dari beragam jenis topik yang hebat dan menarik di bawah ini.

Pengertian Cerpen

Jadi cerpen itu apa, sih? Cerpen itu singkatan dari “cerita pendek”. Seperti namanya, cerpen adalah bentuk prosa fiksi singkat yang memiliki konflik tunggal. Kalau mau gampangnya, sih, cerpen itu cerita fiksi yang sekali habis, mulai dari pengenalan tokoh, konflik, sampai penyelesaian. Panjang cerpen https://www.sandriasb.com/ juga nggak boleh lebih dari 10.000 kata, loh.

Apa Saja Jenis-Jenis Cerpen ?

1. Cerpen Pendek

cerpen pendek hanya terdiri dari 500 – 700 kata. Bahkan, terkadang ada juga yang menyebutnya dengan ficlet.

2. Cerpen Sedang

Cerpen sedang adalah cerita yang memiliki panjang 700 – 1000 kata.

3. Cerpen Panjang

Cerpen ini tersusun lebih dari 1000 kata. Bahkan ada yang sampai mencapai 5000 – 10.000 kata.

Beberapa Contoh Cerpen

1. Cerpen Tema Pendidikan

Ada seorang anak bernama Gema, dia merupakan murid kelas 6 SD yang sangat pintar dan baik hati. Di sekolah sangat banyak teman yang menyukainya karena sikapnya tersebut.

Tidak jarang, semua ingin berteman dengan Gema. Ada lagi anak perempuan bernama Nurul, ia berbanding terbalik dengan Gema. Ia pintar namun sangat sombong. Temannya hanya dua yaitu Mawar dan Melati, gadis kembar di sekolahnya.

Suatu hari, Ibu guru mengumumkan bahwa akan ada perlombaan membaca pidato dua minggu lagi. Bu Yati selaku wali kelas 6 membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin ikut seleksi.

Gema dan Nurul jelas ikut berpartisipasi. Setiap hari mereka selalu latihan membaca pidato agar lolos seleksi. Sampai hari penyeleksian tiba, keduanya memberikan tampilan yang memukau lalu dinyatakan lolos.

Saat hari perlombaan tiba, Nurul terus saja membanggakan dirinya, menyatakan bahwa pasti ia akan juara. Sebab sebelumnya dia juga pernah menjadi juara waktu kelas 5 SD di lomba pidato.

Berbeda dengan Gema, ia tidak henti-hentinya berdoa dan berlatih, mencoba menghafal kembali teks pidato. Ita pun dipanggil lebih dulu, sang juara kelas 5 SD kini mendadak lupa teks pidato yang sudah dihafalnya.

Setelah itu, Gema maju dan memberikan penampilan yang sangat bagus. Semua juri kagum termasuk Bu Yati yang saat itu datang untuk menemani mereka lomba.

Pengumuman pun tiba, Gema keluar menjadi juara 1 sedangkan Nurul harus menahan air matanya karena dia tidak menang sama sekali.

2. Cerpen Tentang Liburan Dengan Saudara

Saya sangat senang saat saya tahu akan pergi ke Bandung bersama saudara untuk berlibur. Sudah lama kami tidak bertemu karena tinggal di kota yang berbeda. Saya pergi dengan orang tua saya naik kereta api. Perjalanan cukup panjang. Tapi, saya tidak bosan karena saya melihat pemandangan yang indah di sepanjang jalan.

Sampai di Bandung, kami disambut dengan hangat oleh sanak saudara. Mereka menyiapkan kamar untuk kami. Kami segera mulai berbicara tentang apa yang terjadi dalam hidup kami. Saya suka mendengarkan cerita mereka yang menarik dan menarik. Esok hari tiba, kami mengunjungi Bandung bersama. Kami mengunjungi museum, taman, kebun binatang, dan mal.

lalu mencoba berbagai masakan khas bandung yang enak dan lezat. Kami mengambil banyak foto untuk mengabadikan momen bahagia. Menghabiskan liburan sekolah bersama adik-adik merupakan pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya merasa sangat akrab dan banyak belajar dari mereka. Saya berharap untuk berlibur dengan mereka di masa depan.

3. Cerpen Tentang Indah nya Berbagi Dengan Sahabat

Pagi itu hujan turun dengan deras. Ani merasa bingung bagaimana untuk berangkat ke sekolah. Ketika sedang memandang hujan, terdengar suara HP berdering dari kamar Ani, lantas saja Ani masuk ke kamar dan menjawab telepon.

Ternyata yang menghubungi Ani adalah Lia sahabatnya. Dalam teleponnya Lia mengatakan bahwa ia akan menjemput Ani, sebab Lia tahu jika Ani sedang kebingungan bagaimana untuk pergi ke sekolah.

Tak selang berapa lama, Lia sudah sampai di depan rumah Ani bersama ayahnya menggunakan mobil. Ani pun bergegas berpamitan pada orang tuannya dan keluar untuk menemui Lia.

Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku tersebut pun masuk menuju kelasnya. Istirahat pun tiba, keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar. Ketika hendak membayar ternyata Lia lupa membawa dompet. Sehingga Ani sang sahabat membayarkannya.

 

Jadi itulah Cerpen teman² apakah kalian siap untuk membuat cerpen nihh? Terima kasih sudah membaca artikel ini semoga bermanfaat untuk teman² semua.
BACA JUGA : Universitas Terbaik Asia